HOME | ABOUT ME | KARYAKU | DOWNLOAD | SASTRAWAN | MUSIC | PUISI | KESUSASTRAAN | EBOOK | BLOG|TUTOR BLOG| LAIN-LAIN Abdul Hadi W M_Doa Untuk Indonesia - 24 April 2009 - SASTRAKU.COM
Saturday, 2016-12-03, 08:23:27

SASTRAKU MEMBANGUN BANGSA

Main | Registration | Login
Welcome Guest
RSS
widgeo.net
Categories
EBOOK [1]
LAIN-LAIN [5]
DOWNLOAD [13]
SASTRAWAN [7]
KARYAKU [22]
MUSIC [11]
PUISI [12]
KESUSASTRAAN [2]
Tag Board
200
Our poll
Rate my site
Total of answers: 26
Statistics

Total online: 1
Guests: 1
Users: 0
Login form
Search
Calendar
«  April 2009  »
SuMoTuWeThFrSa
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930
Entries archive
Site friends
  • Ani Nuraini Syahara
  • Aditja Rn
  • Nuriyah Zarkasi Dewi
  • QIn Mahdy
  • Kang Jured

  • ShoutMix chat widget


    .
    Main » 2009 » April » 24 » Abdul Hadi W M_Doa Untuk Indonesia
    14:58:03
    Abdul Hadi W M_Doa Untuk Indonesia

    DO’A UNTUK INDONESIA

    Oleh: Abdul Hadi WM


        Tidakkah sakal, negeriku ? Muram dan liar

        Negeri ombak

        Laut yang diacuhkan musafir

        karena tak tahu kapan badai keluar dari eraman

        Negeri batu karang yang permai, kapal-kapal menjauhkan diri

        Negeri burung-burung gagak

        Yang bertelur dan bersarang di muara sungai

        Unggas-unggas sebagai datang dan pergi

        Tapi entah untuk apa

        Nelayan-nelayan tak tahu


        Aku impikan sebuah tambang laogam

        Langit di atasnya menyemburkan asap

        Dan menciptakan awan yang jenaka

        Bagai di badut dalam sandiwara

        Dengan cangklong besar dan ocehan

        Batuk-batuk keras

     

        Seorang wartawan bisa berkata : Indonesia

        Adalahberita-berita yang ditulis

        Dalam bahasa yang kacau

        Dalam huruf-huruf yang coklat muda

        Dan undur dari bacaan mata

        Di manakah ia kausimpan dalam dokumntasi dunia ?

     

        Kincir-kincir angin itu

        Seperti sayap-sayap merpati yang penyap

        Dan menyebarkan lelap ke mana-mana

        Sebagai pupuk bagi udaranya

        Lihat sungai-sungainya, hutan-hutannya dan sawah-sawahnya

        Ratusan gerobag melintasi jembatan yang belum selesai kaubikin

        Kota-kotanya bertempat di sudut belakang peta dunia

     

        Negeri ular sawah

        Negeri ilalang-ilalang liar yang memang dibiarkan tumbuh subur

        Tumpukan jerami basah

        Minyak tanahnya disimpan dalamkayu-kakyu api bertumpuk

        Dan bisa kau jadikan itu sebagai api unggun

        Untuk persta-pesta barbar

     

        Indonesia adalah buku yang sedang dikarang

        Untuk tidak dibaca dan untuk tidak diterbitkan

        Di kantor penerimaan tenaga kerja

        Orang-orang sebagai deretan gerbong kereta

        Yang mengepulakan asap dan debu dari kaki dan keningnya

        Dan mulutnya ternganga

        Tatkala bencana mendamprat perutnya

        Berapa hutangmu di bank ? Di kantor penenaman modal asing ?

     

        Di dekat jembatantua

        malaikat-malaikat yang celaka

        Melagu panjang

        Dan lagunya tidak berarti apa-apa

     

        Dan akan pergi ke mana hewan-hewan malam yangterbang jauh

        Akan menjenguk gua mana, akan berteduh di rimba raya mana ?

        Ratusan gagak berisik menuju kota

        Menjalin keribuan di alun-alun, di tiap tikungan jalan

        Puluhan orang bergembira

        Di atas bayangan mayat yang berjalan

        Memasuki toko dan pasar

        Di mana dipamerkan barang-barang kerajinan perak

        Dan emas tiruan

     

        Indonesia adalah kantor penampungan para penganggur

        yang atapnya bocor dan administrasinya kacau

        Dijaga oleh anjing-anjing yang malas dan mengantuk

        Indonesia adalah sebuah kamus

        Yang perbendaharaan kata-katanya ruwet

        Dibolak-balik, digeletakkan, diambil lagi, dibaca, dibolak-balik

        Sampai mata menjadi bengkak

        Kata kerja, kata seru, kata bilangan, kata benda, kata ulang,

        kata sifat

        Kata sambung dan kata mejemuk masuk ke dalam mimpimu

        Di mana kamus itu kau pergunakan di sekolah-sekolah dunia ?

        Di manakah kamus itu kaujual di pasaran dunia ?

     

        Berisik lagi, berisiklagi :

        Gerbong-gerbong kereta

        membawa penumpang yang penuh sesak

        dan orang-orang itu pada memandang ke sorga

        Dengan matanya yang putus asa dan berkilat :

     

        Tuhanku, mengapa kaubiarkan ular-ular yang lapar ini

        Melata di bumi merusaki hutan-hutan

        Dan kebun-kebunmu yang indah permai

        Mengapa kaubiarkan mereka ……….


        Negeri ombak

        Badai mengeram di teluk

        Unggas-unggas bagai datang dan pergi

        Tapi entah untuk apa

        Nelayan-nelayan tak tahu

     

                            1971

                            Anak Laut Anak Angin

                            Kumpulan Puisi


                    Sajak-sajak Perjuangan dan Nyanyian Tanah Air

    Share/Bookmark Category: PUISI | Views: 1393 | Added by: sastraku | Rating: 4.0/1
    Total comments: 0
    Name *:
    Email *:
    Code *:
    HOME | ABOUT ME | KARYAKU | DOWNLOAD | SASTRAWAN | MUSIC | PUISI | KESUSASTRAAN | EBOOK | LAIN-LAIN
    Copyright Sastraku © 2016